Geografi Kabupaten Rote Ndao

Geografi
🔄 Terakhir diperbarui: 27 Februari 2026 | Data: Tahun 2025

Letak Astronomis

Secara astronomis, Kabupaten Rote Ndao terletak antara 10°25' – 11°15' Lintang Selatan dan 121°49' – 123°26' Bujur Timur.

Batas Wilayah

Arah Perbatasan
Utara Laut Sawu
Selatan Samudera Hindia
Barat Laut Sawu
Timur Selat Pukuafu

Berdasarkan letak geografisnya, Kepulauan Rote Ndao berada di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Laut Sawu dan Samudera Hindia.

Luas Wilayah

Total luas wilayah daratan Kabupaten Rote Ndao adalah 1.280,10 km². Wilayah ini tersebar pada 101 pulau (7 pulau berpenghuni dan 94 tidak berpenghuni).

Luas Wilayah per Kecamatan

Untuk data detail per kecamatan (luas, populasi, desa/kelurahan, kepadatan), lihat halaman Kecamatan atau klik nama kecamatan di tabel berikut untuk profil lengkap:

Kecamatan Ibu Kota Luas (km²) % Wilayah
Rote Barat Daya Batutua 114,57 8,95
Rote Barat Laut Busalangga 79,45 6,21
Loaholu Mundek 89,80 7,02
Lobalain Ba'a 104,82 8,19
Rote Tengah Feapopi 176,10 13,76
Rote Selatan Delha 73,03 5,71
Pantai Baru Tunganamo 176,18 13,76
Rote Timur Papela 110,84 8,66
Landu Leko Daleholu 194,06 15,16
Rote Barat Busalangga 116,28 9,08
Ndao Nuse Ndao 14,19 1,11
Kab. Rote Ndao Ba'a 1.280,10 100

Kecamatan terluas adalah Landu Leko (194,06 km²), sedangkan yang terkecil adalah Ndao Nuse (14,19 km²).

Luas Pulau Berpenghuni

Pulau Luas (Ha) Persentase
Rote 97.854 76,44%
Usu 1.940 1,52%
Ndana 1.383 1,08%
Ndao 863 0,67%
Landu 643 0,50%
Nuse 566 0,44%
Nusa Manuk 115 0,09%
Pulau Lainnya 24.464 19,25%

Pulau terluas adalah Pulau Rote dengan luas 978,54 km², diikuti Pulau Usu (Desa Tenalai) dengan luas 19,4 km².

Topografi

Sebagian besar wilayah Kabupaten Rote Ndao bergunung dan berbukit, hanya sedikit dataran rendah. Berdasarkan klasifikasi topografi:

  • Lembah: 2 desa (2018), menurun menjadi 0 desa (2024)
  • Lereng/Puncak: 74 desa (2021), menurun menjadi 61 desa (2024)
  • Dataran: 45 desa (2021), meningkat menjadi 58 desa (2024)

Tinggi Wilayah per Kecamatan

Kecamatan Tinggi (mdpl) Jarak ke Ibu Kota Kabupaten (km)
Rote Barat Daya 63,12 19,9
Rote Barat Laut 83,18 8,5
Loaholu 51,19 20,7
Lobalain 124,77 3,7
Rote Tengah 150,65 18,3
Rote Selatan 249,52 13,6
Pantai Baru 87,06 31,8
Rote Timur 59,69 51,2
Landu Leko 35,34 47,1
Rote Barat 48,87 34,1
Ndao Nuse 11,92 43,8

Ketinggian tertinggi berada di Rote Selatan (249,52 mdpl), sedangkan yang terendah adalah Ndao Nuse (11,92 mdpl).

Iklim

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi D.C. Saudale Rote:

Suhu Udara (2025)

Bulan Min (°C) Rata-rata (°C) Maks (°C)
Januari 21,0 26,78 32,6
Februari 21,0 27,05 32,8
Maret 22,0 27,10 34,2
April 18,2 26,59 33,4
Mei 20,8 26,88 33,6
Juni 19,2 25,98 32,0
Juli 17,2 25,36 33,4
Agustus 18,6 25,74 33,2
September 19,8 26,57 33,8
Oktober 20,4 27,99 35,6
November 22,8 27,78 34,6
Desember 22,0 27,16 33,2
  • Suhu tertinggi: 35,6°C (Oktober)
  • Suhu terendah: 17,2°C (Juli)
  • Bulan terpanas: Oktober (rata-rata 27,99°C)
  • Bulan terdingin: Juli (rata-rata 25,36°C)

Curah Hujan (2025)

Bulan Curah Hujan (mm) Hari Hujan
Januari 708,6 26
Februari 484,3 21
Maret 309,4 21
April 174,1 12
Mei 128,8 9
Juni 6,5 2
Juli 8,8 3
Agustus 0,0 0
September 46,8 3
Oktober 11,5 3
November 219,9 14
Desember 556,6 22
  • Curah hujan tertinggi: Januari (708,6 mm, 26 hari)
  • Bulan terkering: Agustus (0 mm, 0 hari hujan)
  • Jumlah hari hujan setahun: 136 hari

Kelembaban dan Angin

Rata-rata kelembaban berkisar antara 74,76% (Agustus) hingga 91,15% (Januari). Kecepatan angin rata-rata tertinggi terjadi pada Juni (8,35 knot).

Penyinaran Matahari

Rata-rata penyinaran matahari tertinggi pada September (9,9 jam/hari), terendah pada Januari (4,1 jam/hari).

Sumber Data

  • BPS Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka 2026, Tabel 1.1.1 s.d. 1.1.5 (letak, luas, topografi) dan Tabel 1.2.1 (iklim, suhu, curah hujan)
  • Kementerian Dalam Negeri, Keputusan Mendagri No. 100.1.1-6117 Tahun 2022
  • Badan Informasi Geospasial (BIG)
  • BMKG Stasiun Lekunik-Baa