Perkembangan Penduduk Kabupaten Rote Ndao 2005–2025

Demografi
🔄 Terakhir diperbarui: 22 Juni 2026 | Data: Tahun 2005-2025

Perkembangan Jumlah Penduduk

Data berikut merupakan kompilasi dari 21 edisi publikasi Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka (2006–2026) yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Rote Ndao. Terdapat tiga metodologi yang digunakan selama periode ini, sehingga perlu diperhatikan dalam membaca tren.

Tahun Populasi Sumber Metodologi
2005 106.272 BPS 2006 Registrasi Penduduk¹
2006 107.623 BPS 2007 Registrasi Penduduk¹
2007 109.610 BPS 2008 Registrasi Penduduk¹
2008 111.346 BPS 2009 Registrasi Penduduk¹
2009 113.778 BPS 2010 Registrasi Penduduk¹
2010 120.861 BPS 2011 Sensus Penduduk 2010²
2011 123.408 BPS 2012 Registrasi Penduduk
2012 124.835 BPS 2013 Registrasi Penduduk
2013 127.911 BPS 2014 Registrasi Penduduk
2014 131.351 BPS 2015 Registrasi Penduduk
2015 147.778 BPS 2016 Proyeksi SP2010³
2016 153.792 BPS 2017 Proyeksi SP2010³
2017 159.614 BPS 2018 Proyeksi SP2010³
2018 165.807 BPS 2019 Proyeksi SP2010³
2019 172.104 BPS 2020 Proyeksi SP2010³
2020 143.764 BPS 2021 Sensus Penduduk 2020
2021 145.972 BPS 2022 Proyeksi SP2020⁵
2022 148.811 BPS 2023/2025 Proyeksi SP2020⁵
2023 150.521 BPS 2024/2025 Proyeksi SP2020⁵
2024 152.950 BPS 2025 Proyeksi SP2020⁵
2025 155.371 BPS 2026 Proyeksi SP2020⁵

Catatan Metodologi

¹ Registrasi Penduduk (2005–2009): Data dikumpulkan melalui pencatatan administrasi desa/kelurahan. Hanya mencakup 6 kecamatan (2005–2007), kemudian 8 kecamatan (2008–2009).

² Sensus Penduduk 2010 (SP2010): Pendataan langsung seluruh penduduk. Hasilnya menjadi basis proyeksi penduduk hingga 2020.

³ Proyeksi SP2010 (2015–2019): Berdasarkan asumsi kelahiran, kematian, dan migrasi dari data SP2010. Terjadi overestimasi signifikan — proyeksi 2019 mencapai 172.104, tetapi SP2020 menemukan hanya 143.764 jiwa (selisih 28.340 jiwa atau 19,7%).

Sensus Penduduk 2020 (SP2020): Hasil aktual, mengoreksi kelebihan estimasi proyeksi sebelumnya. Penurunan drastis dari 172.104 (proyeksi 2019) menjadi 143.764 (sensus 2020) disebabkan oleh koreksi metodologi, bukan penurunan penduduk riil.

Proyeksi SP2020 (2021–2025): Berbasis data SP2020, dengan asumsi yang lebih akurat. Data 2022–2025 telah direvisi dan konsisten di publikasi BPS 2025.

Pertumbuhan per Periode

Periode Populasi Awal Populasi Akhir Pertumbuhan Total Rata-rata/Tahun
2005–2010 106.272 120.861 +14.589 (+13,7%) +2,6%
2010–2014 120.861 131.351 +10.490 (+8,7%) +2,1%
2014–2020 131.351 143.764 +12.413 (+9,4%) +1,5%
2020–2025 143.764 155.371 +11.607 (+8,1%) +1,6%
2005–2025 106.272 155.371 +49.099 (+46,2%) +1,9%

Fakta Demografis Historis

  • Kecamatan tertua (sudah ada sejak 2005): Rote Barat Daya, Rote Barat Laut, Lobalain, Rote Tengah, Pantai Baru, Rote Timur
  • Pemekaran kecamatan: Rote Selatan, Landu Leko, Rote Barat, Ndao Nuse (terbentuk antara 2008–2010), Loaholu (terbentuk 2015)
  • Overestimasi proyeksi SP2010: Proyeksi 2019 (172.104) lebih tinggi 19,7% dari hasil SP2020 (143.764)
  • Pertumbuhan konsisten pasca-SP2020: Rata-rata 1,6% per tahun (2020–2025)
  • Dua dekade pertumbuhan: Penduduk Rote Ndao bertambah 49.099 jiwa dalam 20 tahun

Sumber data mentah: Seluruh 21 file PDF publikasi BPS tersimpan di server sebagai referensi. Data diekstraksi langsung dari tabel Jumlah Penduduk, Luas Daerah dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan (Tabel III.1.1 / 3.1.1) setiap tahun.