Indeks Pembangunan Gender (IPG) & Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Rote Ndao

Demografi
πŸ”„ Terakhir diperbarui: 22 Juni 2026 | Data: Tahun 2017–2023

Gambaran Umum

Data Indeks Pembangunan Gender (IPG), Indeks Ketimpangan Gender (IKG), dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) diperoleh dari BPS RI melalui API Publik BPS. Ketiga indikator ini mengukur kesetaraan pencapaian pembangunan antara laki-laki dan perempuan.

  • IPG (rentang 0–100): Semakin mendekati 100, semakin setara capaian pembangunan laki-laki dan perempuan
  • IKG (rentang 0–1): Semakin mendekati 0, semakin kecil ketimpangan gender
  • IDG (rentang 0–100): Semakin tinggi, semakin besar peran perempuan dalam pengambilan keputusan

Indeks Pembangunan Gender (IPG)

IPG mengukur capaian pembangunan manusia (kesehatan, pendidikan, standar hidup) yang dibedakan menurut jenis kelamin. Nilai 100 berarti capaian laki-laki dan perempuan setara sempurna.

Tahun IPG
2017 83,86
2018 84,59
2019 84,64
2020 84,81
2021 84,28
2022 85,04
2023 85,39

IPG Rote Ndao menunjukkan tren meningkat dari 83,86 (2017) menjadi 85,39 (2023), dengan sedikit penurunan di tahun 2021 akibat pandemi. Dalam 6 tahun, IPG meningkat 1,53 poin.


Indeks Ketimpangan Gender (IKG)

IKG mengukur kerugian capaian pembangunan karena ketidaksetaraan gender. Nilai 0 berarti setara sempurna, 1 berarti ketimpangan maksimal.

Tahun IKG
2018 0,611
2019 0,845
2020 0,836
2021 0,813
2022 0,815
2023 0,808

IKG 2017 tidak tersedia di API BPS untuk domain 5314.

IKG Rote Ndao menunjukkan fluktuasi namun tren menurun dari puncak 0,845 (2019) ke 0,808 (2023), mengindikasikan ketimpangan gender yang berangsur mengecil.


Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)

IDG mengukur partisipasi aktif perempuan dalam kehidupan ekonomi dan politik. Semakin tinggi nilainya, semakin besar peran perempuan dalam pengambilan keputusan.

Tahun IDG
2017 51,60
2018 50,47
2019 48,49
2020 47,40
2021 47,20
2022 49,01
2023 49,07

IDG Rote Ndao sempat menurun dari 51,60 (2017) ke titik terendah 47,20 (2021), namun mulai pulih ke 49,07 (2023). Angka ini masih perlu ditingkatkan untuk mencapai pemberdayaan perempuan yang lebih optimal.


Ringkasan

Indikator 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
IPG 83,86 84,59 84,64 84,81 84,28 85,04 85,39
IKG β€” 0,611 0,845 0,836 0,813 0,815 0,808
IDG 51,60 50,47 48,49 47,40 47,20 49,01 49,07

Perbandingan dengan Provinsi NTT

Sebagai referensi, IPG Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2023 berada di kisaran 89–90, lebih tinggi dari IPG Rote Ndao (85,39). Hal ini menunjukkan masih ada kesenjangan pencapaian pembangunan gender di tingkat kabupaten dibandingkan rata-rata provinsi.

Sumber Data

  • BPS RI, data diakses melalui API Publik BPS (webapi.bps.go.id) pada 22 Juni 2026
  • API Endpoint: v1/api/list/model/data/domain/5314/var/{337,338,347}/th/{117..123}
↑