🔍

Sasando — Alat Musik Petik Khas Rote Ndao

Budaya
🔄 Terakhir diperbarui: 22 Juni 2026 | Data: Tahun 2025

Sasando (atau Sasandu dalam bahasa Rote) adalah alat musik petik tradisional yang berasal dari Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini telah dikenal secara nasional dan internasional sebagai warisan budaya Indonesia yang unik.

Bahan Baku dan Pembuatan

Sasando terbuat dari daun lontar (Borassus flabellifer) yang dikeringkan dan dibentuk sebagai resonator (tabung resonansi). Daun lontar yang melimpah di Rote Ndao — yang dikenal dengan julukan "Pulau Sejuta Lontar" — menjadi bahan baku utama alat musik ini.

Bagian-bagian utama Sasando:

  • Tabung bambu — sebagai badan utama
  • Daun lontar — sebagai resonator yang membungkus tabung bambu
  • Senar — awalnya dari serat tumbuhan, kini menggunakan senar baja (28–56 senar tergantung jenis)
  • Penyangga senar — dari kayu

Jenis Sasando

Jenis Senar Karakteristik Suara
Sasando Gong 28 senar Nada tradisional, digunakan untuk mengiringi lagu-lagu daerah
Sasando Biola 32–36 senar Lebih merdu seperti harpa, bisa memainkan melodi Barat
Sasando Elektrik 56 senar Dilengkapi pickup elektrik untuk penguatan suara

Pusat Kerajinan

Pusat kerajinan dan pengrajin Sasando dapat ditemukan di Pusat Kerajinan Namo Ndao, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain. Pusat kerajinan ini tercatat dalam data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao sebagai objek wisata budaya dan minat khusus.

Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan Sasando, dari pemilihan daun lontar hingga perakitan senar.

Sasando sebagai Warisan Budaya

Sasando telah menjadi ikon budaya Kabupaten Rote Ndao dan sering ditampilkan dalam berbagai acara:

  • Festival budaya tingkat nasional
  • Misi kesenian ke luar negeri
  • Acara penyambutan tamu kehormatan
  • Pertunjukan di hotel dan tempat wisata

Objek Wisata Budaya Terkait

Objek Wisata Lokasi Jenis
Pusat Kerajinan Namo Ndao Kelurahan Namodale Wisata Budaya dan Minat Khusus
Rumah Raja Rote Kelurahan Namodale Wisata Sejarah
Budaya HUS Desa Boni, Nggenioen, Oebela, Oebole, Nafioen Wisata Budaya
Gereja Tua Menggelama Kelurahan Namodale Wisata Sejarah dan Religi
Agrowisata Gula Merah Desa Tualima Agrowisata

Sumber: BPS Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka 2026, Tabel 7.5 — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao

Lihat Juga

Sumber: BPS Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka 2026, Tabel 7.5