Sasando — Alat Musik Petik Khas Rote Ndao
BudayaSasando (atau Sasandu dalam bahasa Rote) adalah alat musik petik tradisional yang berasal dari Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini telah dikenal secara nasional dan internasional sebagai warisan budaya Indonesia yang unik.
Bahan Baku dan Pembuatan
Sasando terbuat dari daun lontar (Borassus flabellifer) yang dikeringkan dan dibentuk sebagai resonator (tabung resonansi). Daun lontar yang melimpah di Rote Ndao — yang dikenal dengan julukan "Pulau Sejuta Lontar" — menjadi bahan baku utama alat musik ini.
Bagian-bagian utama Sasando:
- Tabung bambu — sebagai badan utama
- Daun lontar — sebagai resonator yang membungkus tabung bambu
- Senar — awalnya dari serat tumbuhan, kini menggunakan senar baja (28–56 senar tergantung jenis)
- Penyangga senar — dari kayu
Jenis Sasando
| Jenis | Senar | Karakteristik Suara |
|---|---|---|
| Sasando Gong | 28 senar | Nada tradisional, digunakan untuk mengiringi lagu-lagu daerah |
| Sasando Biola | 32–36 senar | Lebih merdu seperti harpa, bisa memainkan melodi Barat |
| Sasando Elektrik | 56 senar | Dilengkapi pickup elektrik untuk penguatan suara |
Pusat Kerajinan
Pusat kerajinan dan pengrajin Sasando dapat ditemukan di Pusat Kerajinan Namo Ndao, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain. Pusat kerajinan ini tercatat dalam data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao sebagai objek wisata budaya dan minat khusus.
Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan Sasando, dari pemilihan daun lontar hingga perakitan senar.
Sasando sebagai Warisan Budaya
Sasando telah menjadi ikon budaya Kabupaten Rote Ndao dan sering ditampilkan dalam berbagai acara:
- Festival budaya tingkat nasional
- Misi kesenian ke luar negeri
- Acara penyambutan tamu kehormatan
- Pertunjukan di hotel dan tempat wisata
Objek Wisata Budaya Terkait
| Objek Wisata | Lokasi | Jenis |
|---|---|---|
| Pusat Kerajinan Namo Ndao | Kelurahan Namodale | Wisata Budaya dan Minat Khusus |
| Rumah Raja Rote | Kelurahan Namodale | Wisata Sejarah |
| Budaya HUS | Desa Boni, Nggenioen, Oebela, Oebole, Nafioen | Wisata Budaya |
| Gereja Tua Menggelama | Kelurahan Namodale | Wisata Sejarah dan Religi |
| Agrowisata Gula Merah | Desa Tualima | Agrowisata |
Sumber: BPS Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka 2026, Tabel 7.5 — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao
Lihat Juga
- Budaya dan Sejarah Rote Ndao — Halaman utama budaya Rote Ndao
- Pariwisata Kabupaten Rote Ndao — Destinasi wisata di Rote Ndao
- Pemerintahan Kabupaten Rote Ndao — Struktur pemerintahan
Sumber: BPS Kabupaten Rote Ndao Dalam Angka 2026, Tabel 7.5